Negativisme

Memang benar aku terlalu banyak merepotkan orang. Bukan hanya sekali ini saja terjadi. Banyak orang kecewa, tak sedikit yang meragukan. Aku terjebak pada stigma merepotkan itu, sampai seolah itu zona nyamanku.

Aku bahkan tak berani beranjak, saat seorang-dua orang kawan mulai memberi input positif menuju perubahan kearah lebih baik. Rasanya badan ini terlalu malas untuk sekadar beringsut beberapa langkah, untuk mengkoreksi cap orang.

Aku merasa overrated diawal. Lingkungan menandai sifat unggul dengan membebani serangkaian uji ketahanan. Memang aku bertahan, tapi tak lama grafik bullish bertahan, terlalu cepat datang bearish. Tak bisa mempertahankan tren positif, kini aku ragu dimana posisiku berada. Mungkin saja dibawah grafik.

Garut, sebelum 2015
Saat aura negatif memberi introspeksi

0 komentar:

Posting Komentar