“Seindah apa pun huruf terukir, dapatkah ia bermakna apabila tak ada
jeda? Dapatkan ia dimengerti jika tak ada spasi? Bukankah kita baru bisa
bergerak jika ada jarak? Dan saling menyayang bila ada ruang?”
―
Dee,
dalam
Filosofi Kopi



0 komentar:
Posting Komentar